
Denpasar, 24 Maret 2026 - Living World Denpasar, pusat perbelanjaan dengan konsep “Home Living & Eat-ertainment” yang dikembangkan oleh Kawan Lama Group, merayakan perjalanan tiga tahunnya melalui perayaan anniversary bertajuk “GOLD3N BLOOM”. Perayaan HUT ke-3 ini menghadirkan sejumlah program utama, diantaranya peluncuran program belanja dengan total hadiah 3 Miliar rupiah, 3.000 hadiah untuk pengguna aplikasi My Living, pertunjukan 3.000 tembakan kembang api, festival 300 produk UMKM selama tiga minggu, hingga perayaan puncak yang dilakukan selama 3 hari berturut-turut
Maria Lucia Lazuardi, General Manager Living World Denpasar, menuturkan, “Perayaan anniversary ketiga ini menjadi momen spesial bagi kami untuk merayakan perjalanan Living World Denpasar bersama para pengunjung, tenant, komunitas, serta pelaku UMKM lokal. Melalui ‘GOLD3N BLOOM’, kami berbagi kebahagiaan kepada para pengunjung melalui rangkaian program yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara community, culture, dan innovation di Bali. Mulai dari dukungan serta pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, festival kuliner, artist performance, hingga pesta kembang api yang meriah,”
Rangkaian ulang tahun ke-3 Living World Denpasar dimulai pada 22 Maret 2026 dengan festival kuliner yang menghadirkan 300 pilihan makanan dan minuman, yang akan berlangsung hingga 12 April 2026. Perayaan berlanjut pada 23 Maret 2026 dengan pemberian apresiasi kepada tenant, rekan bisnis, dan pengunjung, sekaligus program sosial kepada masyarakat Kelurahan Tonja.
Memasuki puncak perayaan pada 24 Maret 2026, Living World Denpasar menghadirkan peluncuran My Living App & Website sebagai bagian dari transformasi digital untuk meningkatkan pengalaman berbelanja. Pada kesempatan yang sama, diperkenalkan pula program Grand Prize dengan hadiah utama mobil Toyota Zenix dan sepeda motor listrik, serta dimulainya program pengumpulan poin yang dapat ditukarkan langsung dengan berbagai hadiah menarik.
Sebagai penutup kemeriahan acara, perayaan anniversary ini akan dimeriahkan oleh penampilan spesial dari musisi Adrian Khalif dan pertunjukan 3.000 tembakan kembang api yang spektakuler, serta menjadi highlight dari rangkaian perayaan “GOLD3N BLOOM.”
Living World Denpasar Turut Jaga Pertumbuhan dan Kesehatan Anak Kelurahan Tonja
Sebagai wujud komitmen dalam memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar, Living World Denpasar menghadirkan program sosial bertajuk “Menjaga Pertumbuhan dan Kesehatan Anak Kelurahan Tonja” yang diselenggarakan pada 23 Maret 2026 di Bamboo Stage Living World Denpasar. Program ini merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan Posyandu, khususnya dalam menunjang kesehatan dan tumbuh kembang anak di wilayah Kelurahan Tonja.
Kelurahan Tonja yang berada di sekitar kawasan Living World Denpasar terdiri dari 10 banjar, dengan sekitar 150 balita yang aktif mengikuti kegiatan Posyandu. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Living World Denpasar menyalurkan berbagai bantuan fasilitas guna menunjang operasional Posyandu agar semakin optimal.
Bekerja sama dengan AZKO, INFORMA, dan Toys Kingdom, bantuan yang diberikan meliputi 10 unit timbangan bayi digital, 200 botol minum anak, serta 150 paket mainan yang didistribusikan ke 10 banjar. Dukungan juga datang dari Rumah Sakit Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah melalui edukasi tumbuh kembang anak oleh dokter spesialis, serta layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.
3 Tahun Tumbuh Bersama Masyarakat Bali
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat, Living World Denpasar secara konsisten menghadirkan berbagai inisiatif sosial dalam tiga tahun terakhir yang mencakup aspek lingkungan, kesehatan, sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.
Di bidang lingkungan, Living World Denpasar telah mengumpulkan 158 kilogram sampah botol plastik serta mengolah 64 kilogram limbah sumpit menjadi berbagai produk fungsional yang dimanfaatkan kembali di area mal. Upaya keberlanjutan ini juga diperkuat melalui pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 502,2 kWp yang berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon hingga 600,65 ton, setara dengan penanaman sekitar 821 pohon, serta kegiatan rutin pembersihan lingkungan dan sungai bersama masyarakat Kelurahan Tonja.
Di bidang kesehatan, berbagai program seperti donor darah dan pemeriksaan kesehatan rutin telah menjangkau ratusan masyarakat, dengan total sekitar 373 kantong darah yang berhasil dihimpun dari lebih dari 500 partisipan, serta lebih dari 20 kegiatan cek kesehatan yang mencakup kesehatan fisik, mental, hingga tumbuh kembang anak.
Sementara itu, dalam aspek sosial, Living World Denpasar telah menyalurkan sekitar 1.500 paket bantuan kepada masyarakat terdampak bencana, sekaligus menghadirkan berbagai program dukungan bagi anak-anak disabilitas melalui layanan kesehatan dan edukasi.
Dalam pemberdayaan komunitas, Living World Denpasar turut aktif mendukung UMKM lokal melalui penyediaan area usaha, fasilitasi business matching, hingga edukasi perdagangan di pasar modern, dengan total 220 UMKM yang telah berpartisipasi sepanjang tahun 2025. Selain itu, Living World Denpasar juga menjadi ruang terbuka bagi komunitas seni, budaya, musik, dan institusi pendidikan untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang memperkenalkan serta melestarikan budaya Bali.
“Bagi kami, tiga tahun ini bukan hanya tentang pertumbuhan sebuah destinasi, tetapi tentang hubungan yang terjalin dengan masyarakat di sekitarnya. Setiap kolaborasi, setiap program sosial, hingga setiap momen yang tercipta bersama pengunjung menjadi bagian dari cerita bersama yang terus berkembang. Kami berharap Living World Denpasar dapat selalu menjadi ruang yang hangat, inklusif, dan relevan bagi masyarakat.” tutup Maria.